
Destinasi wisata kuliner legendaris di Surabaya
Destinasi wisata kuliner legendaris di Surabaya – Surabaya tidak hanya terkenal sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, tapi juga sebagai surga bagi para pencinta kuliner. Kota ini memiliki banyak tempat makan legendaris yang telah eksis puluhan tahun dan menjadi bagian dari sejarah rasa masyarakat Jawa Timur. Mulai dari sajian berkuah gurih hingga makanan kaki lima yang menggoda lidah, destinasi wisata kuliner legendaris di Surabaya selalu berhasil bikin ketagihan. Kalau kamu sedang atau akan berkunjung ke Surabaya, jangan lewatkan mencicipi hidangan-hidangan legendaris berikut ini:
Destinasi wisata kuliner legendaris di Surabaya

1. Rawon Setan – Kuah Hitam, Rasa Menggoda
Berlokasi di kawasan Embong Malang, Rawon Setan sudah dikenal luas sejak tahun 1950-an. Disebut “setan” karena dulu hanya buka malam hari, dan kuah rawonnya berwarna hitam pekat dari kluwek yang khas.
Yang bikin spesial:
-
Daging sapi empuk dan potongannya besar
-
Kuah hitam kental dengan aroma rempah kuat
-
Porsi jumbo cocok untuk pecinta makan malam berat
2. Lontong Balap Garuda Pak Gendut – Ikon Kuliner Jalanan
Warung ini berdiri sejak tahun 1958 dan menyajikan lontong balap dengan kuah bening gurih, tahu goreng, lentho, dan tauge. Jangan lupa tambahkan sate kerang sebagai pelengkap sempurna.
Ciri khas:
-
Kuah segar dan ringan
-
Sambal pedas manis
-
Sate kerang dengan bumbu medok
3. Rujak Cingur Ahmad Jais – Rasa Tradisional Otentik
Terletak di kawasan Genteng, Rujak Cingur ini adalah salah satu yang paling melegenda di Surabaya. Disajikan dengan petis asli, irisan sayur segar, buah, dan cingur sapi yang empuk.
Keistimewaan:
-
Petis kental khas Surabaya
-
Cingur empuk dan tidak bau
-
Tersaji dalam porsi besar dan rasa autentik
4. Soto Ayam Lamongan Cak Har – Soto Segar Berkuah Kuning
Meski berlabel Lamongan, warung ini telah menjadi ikon Surabaya selama lebih dari 20 tahun. Soto ayam dengan kuah kuning segar, koya melimpah, dan suwiran ayam yang lembut.
Keunggulan:
-
Kuah kuning kaya rempah
-
Porsi besar, cocok untuk makan siang
-
Tambahan jeroan, telur, atau kulit ayam goreng
5. Depot Bu Rudy – Sambal Legendaris yang Melejit
Depot Bu Rudy dikenal karena sambalnya yang luar biasa, terutama sambal bawang. Tapi yang tidak kalah enak adalah nasi udang empal, nasi ayam kremes, dan bandeng presto.
Daya tarik:
-
Sambal bawang khas, dijual dalam botol
-
Rasa khas rumahan yang nendang
-
Cabangnya banyak, mudah ditemukan
6. Zangrandi Ice Cream – Es Krim Vintage Sejak Zaman Belanda
Zangrandi adalah tempat nongkrong klasik sejak tahun 1930-an. Interiornya bergaya vintage dengan sajian es krim homemade yang tidak terlalu manis. Cocok sebagai penutup kulineran berat.
Yang wajib dicoba:
-
Es krim Tutti Frutti
-
Banana split dan es krim soda
-
Suasana nostalgia tempo dulu
7. Nasi Babat Pegirian – Sajian Khas yang Nikmatnya Nempel di Lidah
Terletak di kawasan Ampel, nasi babat di sini dimasak dengan bumbu khas dan disajikan dengan sambal yang pedas dan nikmat. Meski tampil sederhana, rasa dan aroma nasi babat ini susah dilupakan.
Ciri khas:
-
Babat empuk dan gurih
-
Nasi pulen dan sambal pedas
-
Porsi murah meriah
8. Sate Klopo Ondomohen Bu Asih – Cita Rasa Kelapa Bakar
Sate Klopo (sate kelapa) ini unik karena sebelum dibakar, sate ayam atau daging dilumuri parutan kelapa. Rasanya jadi lebih gurih dan harum. Sudah ada sejak tahun 1980-an dan selalu ramai.
Keunikan:
-
Parutan kelapa yang dibakar
-
Daging empuk dan bumbu kacang melimpah
-
Nasi putih atau lontong sebagai pelengkap
9. Tahu Tek Pak Jayen – Street Food Favorit Mahasiswa
Tahu Tek adalah campuran tahu goreng, kentang, lontong, dan tauge yang disiram bumbu kacang petis. Tahu Tek Pak Jayen di kawasan Dharmahusada adalah yang paling populer, terutama di kalangan mahasiswa.
Alasannya laris:
-
Bumbu kacang kental
-
Porsi besar harga terjangkau
-
Cocok untuk malam hari
10. Pecel Rawon Warung Pojok Moro Seneng – Dua Rasa dalam Satu Piring
Kalau kamu bingung mau makan pecel atau rawon, datang saja ke warung ini. Di sini kamu bisa makan nasi pecel yang disiram kuah rawon. Kombinasi unik ini ternyata sudah ada sejak tahun 1980-an.
Kenapa wajib coba:
-
Rasa gurih rawon berpadu dengan pecel pedas manis
-
Harga terjangkau
-
Cocok untuk sarapan
Tips Wisata Kuliner di Surabaya
-
Datang pagi atau sore. Beberapa tempat legendaris cepat habis saat jam makan siang.
-
Siapkan uang tunai. Tidak semua warung menerima pembayaran digital.
-
Cek jadwal buka. Beberapa warung hanya buka malam hari atau pagi saja.
-
Jangan takut antre. Tempat legendaris sering ramai, tapi worth it!
-
Bawa air minum. Apalagi jika kamu mencoba kuliner yang pedas atau gurih berlemak.
Penutup
Surabaya bukan hanya kota bisnis dan sejarah, tapi juga rumah bagi warung dan depot legendaris yang mewakili kekayaan rasa Jawa Timur. Destinasi wisata kuliner legendaris di Surabaya adalah cara terbaik untuk menyelami budaya kota ini melalui makanan. Mulai dari rawon gelap menggoda hingga es krim tempo dulu, semuanya punya cerita dan cita rasa yang layak dicoba.
Jadi, sudah siap menjelajah rasa khas Surabaya?

